logo

logo

Monday, 13 October 2014

Tugas ISD - Pak Emil

TUGAS MAKALAH ISD
BAB I
Pendahuluan

I.                  Latar belakang
Bangsa Indonesia telah mendapat banyak pengalaman tentang ilmu sosial dan kebudayaan setelah kemerdekaannya. Namun, kita juga mendapat banyak kejadian khususnya pada 5 tahun terakhir ini, bangsa Indonesia mengalami keterpurukan mental sosial. Krisis pemerintahan, tuntutan demokrasi dan reformasi telah menimbulkan banyak kekacauan. Acuan hidup masyarakat bernegara dan tata hidup sosial pun menjadi berantakan. Ini mengakibatkan munculnya tindakan-tindakan anarkis dan pelanggaran etika, moral dan hukum yang terjadi di masyarakat. Dari kejadian ini dapat kita hipotesa bahwanya bangsa Indonesia tidak mempunyai strategi landasan budaya sosial yang nyata

II.               Permasalahan
Permasalahan yang akan dihadapi dan dibahas adalah tentang perkembangan sosial dan budaya pada bangsa Indonesia

III.           Tujuan
Tujuan yang akan dibahas pada makalah ini adalah mengetahui perkembangan budaya dan sosial pada bangsa Indonesia

IV.      Manfaat
Manfaat yang didapatkan dalam makalah ini adalah bisa menjadi titik acuan masyarakat tentang keadaan kehidupan sosial dan budaya pada bangsa Indonesia

BAB II
Perkembangan dan Perubahan Kebudayaan

Kebudayaan selalu dimiliki oleh setiap masyarakat, hanya saja ada suatu masyarakat yang lebih baik perkembangan kebudayaannya dari pada masyarakat lainnya untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakatnya. Pengertian kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, yang merumuskan bahwa kebudayaan adalah semua hasil dari  karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, yang diperlukan manusia untuk menguasa alam sekitarnya, agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk kepntingan masyarakat.
               Rasa yang meliputi jiwa manusia mewujudkan sega norma dan nilai masyarakat yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasarakatan  alam arti luas., didalamnya termasuk, agama, ideology, kebatinan, kenesenian dan semua unusr yang merupakan hasil ekspresi dari jiwa manusia. Yang hidup sebagai anggota masyarakat. Selanjtunya cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan piker dari orang yang hidup bermasyarakat dan yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan. Rasa dan cipta dinamakan kebudayaan rohaniah. Semua karya, rasa dan cipta dikuasai oleh karsa dari orang-orang yang menentukan kegunaannya, agar sesuai dengan kepentingan sebagian besar, bahkan seluruh masyarakat.
me� � s Pv� �� isis pemerintahan, tuntutan demokrasi dan reformasi telah menimbulkan banyak kekacauan. Acuan hidup masyarakat bernegara dan tata hidup sosial pun menjadi berantakan. Ini mengakibatkan munculnya tindakan-tindakan anarkis dan pelanggaran etika, moral dan hukum yang terjadi di masyarakat. Dari kejadian ini dapat kita hipotesa bahwanya bangsa Indonesia tidak mempunyai strategi landasan budaya sosial yang nyata

BAB III
Pembahasan
a.    Multikultural
   Banyaknya budaya dan agama di Indonesia merupakan tantangan sekaligus permasalahan pada budaya dan sosial bangsa Indonesia itu sendiri. Diawali oleh budaya Hindu-Buddha pada awal bangsa Indonesia, dilanjutkan budaya Islam, dan budaya bangsa barat menimbulkan gejolak budaya di masyarakat Indonesia.
   Dalam konteks itu pula maka ratusan suku-sukubangsa yang terdapat di Indonesia  perlu  dilihat sebagai aset negara berkat pemahaman akan lingkungan alamnya, tradisinya, serta potensi-potensi budaya yang dimilikinya, yang keseluruhannya perlu  dapat didayagunakan bagi pembangunan nasional. Di pihak lain, setiap sukubangsa juga memiliki hambatan budayanya masing-masing, yang berbeda antara sukubangsa yang satu dengan yang lainnya. Maka  menjadi tugas negaralah untuk memahami, selanjutnya mengatasi hambatan-hambatan budaya masing-masing sukubangsa, dan  secara aktif memberi dorongan dan peluang bagi munculnya potensi-potensi budaya baru sebagai kekuatan bangsa.
b.    Kondisi budaya bangsa Indonesia pada era-globalisasi

Budaya asli bangsa Indonesia sudah mulai hilang, banyak budaya-budaya bangsa Indonesia yang mulai punah atau di klaim Negara lain karena tidak dilestarikan secara baik. Klaim dan punahnya budaya bangsa Indonesia ini diakibatkan oleh ketidaksadarannya pemerintah dan masyarakat untuk melestarikan budaya bangsa nya sendiri akibat pengaruh kemajuan teknologi secara pesat sehingga budaya-budaya bangsa lain dapat masuk dengan bebas tanpa disaring terlebih dahulu. Pemahaman yang salah tentang budaya bangsa lain yang dianggap “terkini dan modern” juga menyebabkan hilangnya budaya asli bangsa Indonesia itu sendiri. 

BAB IV
Penutup
a.    Kesimpulan
Dapat disimpulkan dari pembahasan pada makalah ini yaitu bangsa Indonesia kurang menyadari kepentingan budaya dan sosial asli bangsa sendiri. Hilangnya karakter bangsa akibat globalisasi yang diperparah oleh multikultur bangsa ini bisa menyebabkan punahnya budaya dan masalah sosial yang makin parah, jika tidak ditanggapi serius oleh segenap rakyat Indonesia dan pemerintah Republik Indonesia akan menjadi masalah serius di masa yang akan dating

b.    Saran
Saran untuk permasalahan yang dibahas pada makalah ini adalah Kebudayaan bangsa Indonesia harusnya dijaga oleh pemerintah dan rakyat melalui pendirian cagar budaya, dan penyuluhan-penyuluhan oleh pemerintah juga dapat menjadi peran penting keberlangsungan hidup budaya bangsa Indonesia. Permasalahan sosial juga dapat diatasi dengan pendalaman pancasila dan pencarian jati diri bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang bermartabat dan berbudi luhur