Teknologi
dan Kemiskinan
1.
Pengertian
Dasar Teknologi
Pada
dasarnya Teknologi adalah aplikasi dari pengetahuan scientific tertentu untuk
praktikal. Terutama dibidang Industri,
Teknologi
sendiri mempunyai peran besar dan efek penting terhadap kehidupan manusia itu
sendiri. Teknologi membantu manusia dan makhluk lainnya beradaptasi terhadap
lingkungan alamnya.
Teknologi
dibanyak jaman, membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup. Termasuk dalam
bidang perekonomian sendiri. Namun, Teknologi juga digunakan untuk kepentingan
perang, seperti : Nuklir, Tank, bahkan Panah dan Tombak merupakan hasil dari
teknologi sendiri. Selain itu, Teknologi juga menghasilkan polusi yang tidak
diinginkan, pengahabisan sumber daya alam, dan perusakan bumi. Pemanasan Global
merupakan contoh dari hasil yang tidak diinginkan dari perkembangan Teknologi
yg pesat.
2.
Teknologi
Sebagai Alat Bertahan Hidup
Pada
masa kini, manusia memanfaatkan teknologi sebagai alat bertahan hidup. Pengetahuan
yg dianggap sarana penting agar dapat berkarya di masyarakat. Namun,
pengetahuan bukannlah hal yg dapat dirasakan setiap orang. Mahalnya “harga”
pengetahuan ini membuat masyarakat yang kurang mampu pun bersikap skeptic pada
pengetahuan.
Mencari
pekerjaan merupakan bukan hal yang mudah pada jaman sekarang, terutama di era
globalisasi ini. Hampir semua pekerjaan membutuhkan keterampilan khusus. Untuk
mendapatkan keterampilan khusus ini masyarakat harus mendapat pendidikan dan
pengetahuan yang cukup agar bisa menggunakannya.
Keadaaan
itu yg membuat manusia yang tidak mempunyai keterampilan khusus menjadi
masyarakat kurang mampu akibat kurangnya lapangan pekerjaan yg bisa di lakukan
dikarenakan kurangnya keterampilan dan persaingan yang ketat. Selain itu
kurangnya teknologi yang menopang kehidupannya juga bisa mempengaruhi kurangnya
kualitas dari individu tersebut
Teknologi
membantu manusia menopang kehidupannya. Kemajuan Teknologi Kesehatan membuat
obat obat menjadi lebih ampuh. Kemajuan Teknologi Komunikasi menjadikan membuat
janji jadi lebih mudah, tanpa bertemu kita dapat berkomunikasi dengan
Handphone. Dan masih banyak lagi Teknologi yg menopang hidup kita
3.
Faktor
– Faktor Kemiskinan
Kemiskinan banyak
dihubungkan dengan:
a) Penyebab
individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari
perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin. Contoh dari perilaku dan
pilihan adalah penggunaan keuangan tidak mengukur pemasukan.
b) Penyebab
keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga. Penyebab
keluarga juga dapat berupa jumlah anggota keluarga yang tidak sebanding dengan
pemasukan keuangan keluarga.
c) Penyebab
sub-budaya (subcultural), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan
sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar. Individu atau
keluarga yang mudah tergoda dengan keadaan tetangga adalah contohnya.
d) Penyebab
agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk
perang, pemerintah, dan ekonomi. Contoh dari aksi orang lain lainnya adalah
gaji atau honor yang dikendalikan oleh orang atau pihak lain. Contoh lainnya
adalah perbudakan.
e) Penyebab
struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari
struktur sosial.
4.
Usaha
– Usaha Untuk Menghilangkan Kemiskinan
a) Bantuan
kemiskinan, atau membantu secara langsung kepada orang miskin. Ini telah
menjadi bagian pendekatan dari masyarakat Eropa sejak zaman pertengahan. Di
Indonesia salah satunya berbentuk BLT.
b) Bantuan
terhadap keadaan individu. Banyak macam kebijakan yang dijalankan untuk
mengubah situasi orang miskin berdasarkan perorangan, termasuk hukuman,
pendidikan, kerja sosial, pencarian kerja, dan lain-lain.
c) Persiapan
bagi yang lemah. Daripada memberikan bantuan secara langsung kepada orang
miskin, banyak negara
sejahtera menyediakan bantuan untuk orang yang dikategorikan sebagai
orang yang lebih mungkin miskin, seperti orang tua atau orang dengan
ketidakmampuan, atau keadaan yang membuat orang miskin, seperti kebutuhan akan perawatan kesehatan.
Persiapan bagi yang lemah juga dapat berupa pemberian pelatihan sehingga nanti
yang bersangkutan dapat membuka usaha secara mandiri.
5. Kesimpulan
Masyarakat
masa kini selalu menempa dan mempertajam pengetahuannya sebagai alat bertahan
hidup, Pengetahuan sendiri mempunyai peran penting di kehidupan manusia sebagai
keterampilan khusus. Namun masih banyak masyarakat yang kesejahteraannya kurang
akibat kurangnya pengetahuan sebagai salah satunya. Kemiskinan ini di akibatkan
banyak faktor, dan sudah dilakukan banyak cara oleh pemerintah untuk
mengatasinya tetapi tetap tidak berhasil. Oleh karena itu, untuk dapat hidup
dengan layak, manusia harus memperkuat pengetahuannya agar dapat bertahan di
masyarakat.